Jumat, 17 Juli 2015

5 Karakter Mie Instan yang Bisa Kita Tiru Demi Membuat Hidup Lebih Mudah Dijalani




Ada banyak orang beranggapan hidup di masa kini jauh lebih sulit dibandingkan dengan masa lalu. Katanya jika dulu hidup hanya soal pangan, sandang, dan papan maka sekarang ini kebutuhan semakin banyak dan kompleks.  Soal pakaian misalnya. Dulu pemilihan pakaian di dasarkan pada kemampuan benda ini untuk melindungin bagian “sakral” manusia. Tidak perlu memikirkan model, warna, merek, dan lain sebagainya. Yang penting ukuran sesuai ya pasti dipakai.

Coba bandingkan dengan sekarang, di mana baju tidak hanya berfungsi sebagai pelindung badan tapi juga penambah kilaunya penampilan. Mau membeli baju tidak boleh asal. Lihat dulu modelnya, bentuknya, warnanya, merek, dan jangan lupa harga. Hanya untuk memilih baju saja ada banyak pertimbangan di belakangnya.

Lalu kita lanjut perihal makan. Kembali lagi ke periode dulu, makan bukanlah hal sulit yang membutuhkan banyak energi guna memikirkannya. Makan nasi, lauk pauk, dan sayur saja sudah bisa. Yang penting kenyang dan gizi (kalau memungkinkan) ya cukup. Pertimbangan ini tentu berbeda dengan masa kini di mana untuk urusan makan tidak sedikit hal yang mesti dipertimbangkan. Agar tidak gendut nasinya diganti dengan nasi merah, lalu sayur dipilih yang organik dan jangan lupa di masak menggunakan minyak zaitun. Terakhir dalam penyajiannya pun harus ditimbang dulu agar kandungan kalori di dalamnya tetap terjaga.

Ya begitulah, seiring dengan perkembangan zaman yang katanya semakin mudah ternyata ada pula beberapa hal yang justru semakin ribet dan susah. Tapi sebenarnya kalau dipikir-pikir tidak ada hal kompleks dalam hidup. Kita sebagai manusialah yang acap kali membuat segalanya semakin terasa susah untuk dijalani. Karenanya. dalam tulisan ini saya akan memperkenalkan filosofi hidup ala mie instan yang akan menjauhkan Anda semua dari cara hidup penuh kesulitan:

1. Jalani hidup dengan praktis seperti cara masak mie instan yang bisa dimasak seadanya

Selain rasanya yang diklaim sebagai mie instan paling nikmat di dunia, kelebihan panganan satu ini juga terletak pada kemudahannya ketika dimasak. Siapapun kamu dan serendah apapun level kemampuan masak yang dipunya, hampir bisa dipastikan kamu bisa memasak mie instan. Tinggal nyalakan kompor, taruh panci berisi air dan didihkan, masukkan mie lalu diamkan 3-4 menit, dan mie instan siap kamu santap sampai kenyang.
Berdasarkan dari mudah dan praktisnya memasak mie instan, kenapa tidak kita menjalani cara hidup serupa? Ya buatlah hidup sesederhana mungkin. Misalnya saja kalau uangmu hanya cukup untuk makan tahu tempe, tidak perlulah ngoyo dengan memaksakan diri makan ayam sampai harus utang teman. Seandainya kamu hanya bisa beli baju kelas kaki lima ya lakukan saja. Toh dengan baju murah meriah tersebut bagian-bagian vital nan sakral yang ada di tubuhmu tetap terjaga. Hal terpenting buatlah hidup semudah mungkin hingga tidak berat menjalaninya.

2. Buat hidup Anda fleksibel seperti mie instan yang cocok dimakan sebagai menu sarapan, makan siang, sampai kelaparan di tengah malam

Tidak hanya gampang dibuat, kelebihan mie instan yang lainnya adalah karena dia makanan paling fleksibel dikonsumsi di mana saja dan kapan saja. Tidak seperti bubur ayam yang umum disantap saat pagi hari atau sate yang biasanya muncul saat malam hari, mie instan selalu pas dimakan mulai dari matahari terbit sampai dengan terbenam.
Fleksibilitas inilah yang layak kita adopsi dalam menjalani hidup sehari-hari. Ya kalau pas awal bulan dan baru gajian ajaklah pacar Anda untuk nonton atau makan di restauran. Sebaliknya saat akhir bulan dan uang tinggal sisa-sisa perjuangan ajaklah macar mojok di kostan. Dengan bersikap fleksibel seperti mie instan sesungguhnya bisa membuat hidup lebih gampang karena kamu tidak repot memikirkan tuntutan hidup yang ini dan itu.

3. Mie instan selalu mantap ditambah toping apapun di atasnya. Jadikan pula hidup tetap enak meski banyak masalah di dalamnya

Coba deh perhatikan di antara makanan lainnya mie instan adalah jenis makanan yang tetap maknyus dengan aneka toping di atasnya. Mulai dari telor, ayam, sampai sayuran semuanya bisa ditambahkan dan tidak akan merubah nikmatnya rasa mie instan. Sebaliknya, toping-toping tersebut justru menambah cita rasa dari mie itu sendiri.
Sifat mie instan yang tetap enak meski ditambahkan aneka toping ini juga bisa kamu jadikan prinsip dalam menjalani hidup. Anggaplah aneka masalah yang akan ditemui dalam perjalanan ke depannya adalah ‘toping kehidupan’ yang bukannya merusak kehidupanmu tapi justru menambah seni dalam menjalani kehidupan ini. Kenikmatan menjalani hidup tidak perlu jadi berkurang karena aneka masalah yang ada. Buatlah “toping-toping” tersebut menjadi cita rasa yang membuat hidupmu makin bergelora.

4. Mie instan tidak banyak menuntut dimasak dengan cara dan itu. Ya, kalau hidupmu mau gampang jangan menuntut banyak dari kehidupan

Mungkin poin ini agak berkaitan dengan poin pertama tadi. Ya, karena bisa dimasak dengan teknik seadanya mie instan memang tidak menuntut banyak dari si pemasak. Bahkan nih karena sifatnya yang super easy going, mie instan bisa tetap enak di makan hanya dengan remasan tangan saja. Tinggal buka bungkusnya, remas dikit mienya, lalu campur bumbu, langsung dimakan deh.
Terus apa filosofinya?
Jawabannya adalah jangan banyak menuntut. Mie instan tidak banyak menuntut seseorang harus menyediakan ini dan itu apabila mau menyantapnya. Hasilnya makanan ini jadi favorit semua orang.  Nah jika kamu mau juga punya hidup yang se-easy going mie instan cobalah jadi orang yang jangan banyak menuntut. Tidak perlu mengharuskan hidup ini jadi lebih gampang, semua orang harus baik, dapat kerjaan yang mapan. Jalani hidup sesantai yang kamu bisa dan hidup jadi lebih mudah nantinya.

5. Bungkus mie instan selalu sederhana dan tidak neko-neko. Darinya kamu bisa belajar tentang hidup yang apa adanya

Kemasan mie instan (rata-rata) selalu tidak pernah mengguggah selera. Jadi kalau kamu adalah orang yang belum pernah makan mie instan, dijamin kamu tidak akan tergoda hanya karena bungkusnya. Bahkan beberapa merek mie instan punya kemasan yang sama selama puluhan tahun lamanya. Meski sibuk berinovasi dari segi rasa, tapi soal penampilan luar mereka tidak pusing memikirkannya.

Nah dari bungkus mie instan yang konsisten menjaga penampilan ala kadarnya ini, ada pelajaran yang bisa kamu petik juga. Pelajarannya yaitu hiduplah dengan apa adanya (bukan seadanya loh ya). Maksudnya adalah jangan bergaya melebihi isi dompet yang ada. Jangan berbicara melebihi yang kamu punya. Hindari bergaya neko-neko apalagi kalau tujuannya hanya untuk memesona orang. Lihatlah mie instan yang tetap berjaya di tengah persaingan produk makanan lainnya meski dari segi penampilan tak menjual. Buat pula hidupmu sama, meski dari luar biasa saja tapi kalau sudah kenal kualitas dalamnya, mereka akan kagum sama kamu.

Featured Image by: nindrawatinovi.wordpress.com